Divisi Infanteri 2 Kostrad dan BNN Malang Gelar Seni Budaya P4GN

Salah satu atraksi Seni Budaya P4GN di Markas Divif 2 Kostrad / Dok. Pendiv2
Pendivif2 / JurnalMalang.Com - Mewakili Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Asisten Operasi Divisi Infanteri 2 Kostrad, Kolonel Inf Mahmud Suharto Amir membuka Acara Pagelaran Seni Budaya P4GN yang dilaksanakan oleh BNN Malang di Markas Divisi Infanteri 2 Kostrad (24/9/2016).

Pagelaran Seni Budaya P4GN yang mengambil tema “Dengarkan Kami” tersebut diikuti oleh 250 peserta dari 10 SMA dan SMK di wilayah Malang utara (Kec. Singosari dan Kec. Lawang). Pada kegiatan yang dilaksanakan, para peserta mengikuti berbagai kegiatan outbound seperti Melintasi Rintangan, Rayapan Tali 2 dan Rambatan Jaring Laba-laba. Sedang dibidang pentas seni, masing-masing sekolah menampilkan seni tari maupun kolaborasi tari dengan koreografi gerakan yang dipadukan menjadi tari modern yang menarik. Kegiatan ini juga merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan BNN Malang dalam membentuk mencegah dan penyalahgunaan Narkoba dilingkungan pelajar.

BNN - Divif 2 Kostrad Bersatu Cegah dan Berantas Narkoba / pendiv2
Dalam acara tersebut, Kolonel Inf Mahmud Suhato  menyampaikan bahwa kegiatan Pagelaran Seni Budaya P4GN merupakan salah satu wahana untuk penyebarluasan informasi tentang pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba yang dikemas secara menyenangkan sesuai dengan selera para generasi muda. Hal ini diharapkan bisa benar-benar menjadi contoh dan juga salah satu media untuk menyalurkan kreatifitas, keinginan dan suara hati dari para generasi muda sehingga tidak mencari perhatian dengan melakukan hal-hal yang bersifat dan berdampak negatif seperti halnya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
 
Generasi harus diselamatkan dari bahaya Narkoba / Dok. Pendiv2
“Acara ini adalah acara berskala nasional yang bertujuan sangat mulia, dengan menyelamatkan generasi muda dari jerat narkoba, sekaligus menunjukkan kreatifitas generasi muda dalam mengaplikasikan kegiatan yang sehat dan menyenangkan sesuai dengan kegemaran di usia muda terutama pelajar,” Jelas Kolonel Mahmud Suharto.
 
Generasi tangguh tanpa Narkoba / Pendiv2
Sementara itu Bupati Malang, Rendra Kresna, yang didaulat membacakan ikrar menyebutkan bahwa Narkoba memiliki visi tertentu dalam melemahkan bangsa, yaitu menjadikan generasi muda agar tidak memiliki ketangguhan dan mental yang baik sebagai generasi penerus. Sasaran utamanya adalah generasi muda dan kelompok usia produktif. Bupati Rendra juga mengharapkan agar para generasi penerus dapat menjadi Agent GenRe alias generasi berencana, dengan cara menghindari narkoba, seks bebas dan pergaulan bebas. Turut hadir dalam acara tersebut Kepala BNN Provinsi Jatim Brigjen TNI Drs. Amrin Remiko, Bupati Malang, Kepala BNN Kota Malang dan Kepala BNN Kota Batu. (pendiv2/red1jm).

Subscribe to receive free email updates: