Reaksi Cepat Kapolresta Batu Sikapi Kriminalitas Membuat Publik Lega

Ilustrasi / PoskotaNews
JurnalMalang - Kasus (Kekerasan terhadap remaja kwb) yang terjadi beberapa waktu lalu, yang sempat menjadi perdebatan banyak pihak melalui medsos terkait fungsi dan tanggungjawab (aparat) negara terhadap rakyatnya dalam situasi darurat, akhirnya menjadi jelas pasca terjun langsungnya Kapolres Kota Batu. Langkah cepat tersebut ternyata sudah dilakukannya sebelum berkembang protes luas netizen di medsos.

Kapolresta Batu, Leonardus Simarmata, harus mempersingkat dinas luar kotanya untuk mengambil langkah cepat menuntaskan kasus tersebut, yaitu : memastikan si pelaku kejahatan sudah ditangani secara profesional oleh petugas, mengunjungi korban di rumah sakit bahkan kabarnya membantu biaya pengobatannya. Dengan demikian publik kota Batu lega, pimpinan ini sudah melakukan hal yang semestinya dengan cepat dan simpatik. 

Rakyat membutuhkan jaminan keamanan dari segala ancaman dan kriminalitas di sekitarnya. Aparat tidak harus menunggu laporan untuk menindak suatu kejahatan atau perbuatan pidana umum, harus dilakukan upaya-upaya preventif dalam mencegah terjadinya kekerasan di masyarakat. 

Apabila aparat terkait mendengar dan atau menerima laporan warga yang memerlukan pertolongan maka wajib hukumnya untuk ditindaklanjuti, atau diakseskan kepada petugas yang lebih berwenang. Oknum Polisi yang "mencemooh" pelapor hanya karena persoalan tupoksi wajib ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku.

"..saya mengucapkan apresiasi yang cukup tinggi atas respon cukup sigap dari pihak aparat, dalam hal ini kepolisian. Kapolres Batu, Leo Sinarmata, dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab..." ungkap Haris El-Mahdi akademisi Batu yang sebelumnya menyorot masalah di atas. Media ini sebelumnya sempat memuat sorotan elMahdi (7/12/16), meskipun yang bersangkutan tidak suka dengan judulnya yang menurutnya terlalu "Wow". http://www.jurnalmalang.com/2016/12/el-mahdi-protes-saat-rakyat-disakiti.html

Kapolresta Batu, Leonardus Simarmata / Sumber Foto : mbatu.net
Pelajaran yang dapat diambil dari kasus di atas adalah, melalui medsos rakyat sudah memiliki kekuatan kontrol dan pengawasan terhadap  aparat negara dalam menjalankan tugasnya dengan profesional. Adapun oknum aparat yang bekerja tidak becus akan langsung "diadili" dan dilaporkan oleh publik secara luas. Sebaliknya mereka yang bekerja dengan profesional dan penuh tanggungjawab akan mendapat apresiasi positif dari masyarakat. 

Dalam konteks ini, Leonardus Simarmata, sesuai dengan kapasitasnya sebagai Pemimpin Polisi di kota Batu, layak mendapatkan apresiasi, yang harus dicontoh dan diteladani oleh seluruh jajaran di bawahnya. (red1).

Subscribe to receive free email updates: