Jurnalisme Warga (Malang Raya) - Not Commercial Media - jurnalmalang@gmail.com

Ilmuwan Biofisika Peraih Nobel Prediksi Bencana Pandemik Akan Segera Berakhir

Ilustrasi: info_corona ig
JurnalMalang - Ditengah kekhawatiran akan berlangsung lamanya wabah Corona, ada prediksi optimis dari sang pemenang Nobel Biofisika asal Stanford, sebagaimana dikutip dari KompasTV (29/3/2020), 'Jangan panik bila mendengar ada kenaikan jumlah pasien Corona yang berlangsung begitu cepat', pesan ahli yang prediksinya tentang wabah selalu akurat ini.

Analisis dan prediksi Michael Levitt ini dilansir dari laman media mainstream www.latimes.com. Dalam setiap epidemi, katanya, kenaikan jumlah adalah hal normal, namun perlahan-lahan jumlahnya akan menurun tajam. 

Michael Levitt,  ahli biofisika yang teruji akurasi analisisnya tentang wabah virus, juga memprediksi akan peredaran wabah Corona dalam waktu tak terlalu lama (LA TIMES, 23/3/2020).

Sebelumnya Ilmuwan berpengaruh dunia ini terbukti secara akurat memprediksi penurunan wabah Corona di China yang oleh sebagian orang diperkirakan bakal berlangsung lama. Ia tidak percaya wabah Corona di dunia akan berlangsung berbulan-bulan dan memakan korban jutaan orang.

"Yang kita harus lakukan adalah jangan panik! Secara umum kita akan baik-baik saja" tegasnya.

Menurut Levitt, disiplinlah  dalam menerapkan social distancing, karena pola inilah yang paling masuk di akal (reasonable social distancing), sudah cukup untuk mencegah berjatuhannya korban secara cepat. 

Dari pengamatannya, terdapat pola serupa di dunia. Pada awalnya akan ada 'ledakan', peningkatan secara cepat  jumlah orang yang teridentifikasi terkena Corona. Seiring dengan itu, jumlah orang yang meninggal pun akan bertambah dengan cepat. 

Jumlah korban ini di hari-hari berikutnya akan terus bertambah, namun dengan laju yang lebih rendah.  Bila laju penambahan jumlah secara konsisten menurun di banding hari-hari sebelumnya, itu adalah tanda-tanda bahwa wabah akan mereda, analisisnya. 

Pendapat pakar tersebut jelas merupakan kabar baik bagi Indonesia yang menjadi salah satu basis penyerangan masif Corona. Yang terpenting adalah hilangkan rasa panik, tetap tenang dan disiplinlah dalam melakukan proteksi diri dan lingkungan. Mari kita sama sama bersabar hadapi pandemik ini. *Ed

Subscribe to receive free email updates: