Ormas Red Army Kota Malang

Satu lagi komunitas organisasi di kota Malang yang kami ulas, yaitu komunitas Red Army Kota Malang. Organisasi massa yang bermarkas di Jalan Raya KH. Hasyim Asyari (Pojok Talun) Kota Malang ini berasaskan PANCASILA dan visinya membela NKRI serta berjuang untuk tegaknya demokrasi. Dibentuk pada tahun 2013 lalu memiliki massa besar dengan jaringan struktural yang merata hingga tingkat Kelurahan. Ormas Red Army Kota Malang sudah ibarat Partai Lokal, memiliki struktur organisasi lengkap, atribut, kantor, pertemuan rutin dan program kerja yang terencana. Bagaimana sejarah latar belakang berdirinya dan kenapa dinamakan Red Army ?


Terbentuknya Red Army kota Malang tidak bisa dilepaskan dari dinamika kota Malang pada awal tahun 2013, dimana pada saat itu kota sedang ramainya persiapan Pemilu Walikota Periode 2013-2018. Pada waktu itu DPC PDI Perjuangan sedang dipimpin oleh Drs. Peni Suparto, M.AP (Walikota 2 Periode) dan menjagokan Kader PDIP Kota untuk maju bertarung dalam Pilkada, yaitu Dra.Hj.Heri Pudji Utami, M.AP sebagai tindak lanjut dari musyawarah tingkat Ranting dan Cabang. Tapi ternyata DPP PDI Perjuangan justru memberikan rekom kepada Dra. Sri Rahayu (anggota DPR RI). Maka konflik pun pecah. Ketua DPC, Peni Suparto bersama mayoritas Pengurus DPC dan ribuan kader menentang rekom DPP, puncaknya tetap maju bertarung meskipun melalui kendaraan Partai Lain. Saat itu gerbong pecahan PDIP ini maju lewat Koalisi Partai Non Parlemen (KMB), PAN dan GOLKAR.

Tak ayal, DPP PDIP memecat ketua DPC Kota Malang bersama beberapa Pengurus DPC. Tak gentar, kader yang dipecat konsisten menantang DPP. Konflik ini tentu saja melemahkan kedua belah pihak dan menguntungkan Calon lainnya. Pilkada bulan Mei 2013, kedua kader moncong putih ini yang bertarung sama-sama kalah, Pilwali dimenangkan oleh 'kuda-hitam' Moch. Anton yang diusung PKB-Gerindra.

Barisan Peni Suparto kemudian menghimpun diri dalam wadah baru untuk tetap bersatu dan menjaga silaturrahmi dan keyakinan politiknya. Maka lahirlah Ormas RED ARMY, yaitu sebuah organisasi gerakan dan organisasi pemberdayaan ekonomi anggota. Potensi kader yang besar ini nampaknya terlalu sayang untuk dibiarkan, harus tetap dijaga komunikasinya. Pilihan nama Red Army lebih di karenakan agar identik dengan nuansa merah PDIP. Semacam Partai (PDIP) tandingan tetapi di luar sistem kepartaian.

Red Army lalu menyelenggarakan Pertemuan akbar, menyusun struktur pengurus dan menjaring anggota hingga ke level bawah. Kantorpun disediakan oleh sang Ketua Umum Red Army yaitu Peni Suparto yang mantan Walikota Malang 2 periode (2003-2013). Beberapa acara besar diselenggarakan sebagai persiapan pelantikan dan peresmian organisasi.

Red Army kota Malang kemudian dideklarasikan di Gedung Sang Amurwah Bhumi (SAB) Kedung Kandang Kota Malang pada tanggal 25 Agustus 2013. Deklarasi ini dihadiri oleh 4.000 massa Red Army, dan dihadiri oleh mantan Panglima TNI Jendral TNI (Purn) Djoko Santoso, tokoh masyarakat dan ulama.

Red Army kota Malang kini tengah mendata ulang anggotanya, menyiapkan ID Card dan Mendirikan KOPERASI sebagai unit usaha dan pembinaan ekonomi anggota. Bendaharanya, Hj. Heri Pudji Utami sukses terpilih menjadi anggota DPRD Kota Malang pada Pileg April 2014 lalu dari Partai PPP dengan suara pribadi terbanyak di kota Malang.




 Ket Gbr: Deklarasi Ormas Red Army Kota Malang pada Agustus 2013 silam dihadiri oleh Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) Djoko Santoso


Subscribe to receive free email updates: